Terjun ke Dalam Jurang, Dua Penumpang Mini Bus Ditemukan Tewas

Dua penumpang minibus yang masuk jurang di Pakpak Bharat, ditemukan tim SAR dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa (14/12).(POSMETROMEDAN.com/NON-STOP)

NON-STOP.id – Dua penumpang minibus yang masuk jurang di Pakpak Bharat, ditemukan tim SAR dalam kondisi tidak bernyawa, Selasa (14/12).

Humas Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan, Sariman Sitorus, mengatakan korban yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki.

Tapi identititas korban belum diketahui.

“Korban kedua ditemukan pukul 09.00 WIB pagi tadi di lokasi air terjun Kedabuhan berjarak sekitar 25 KM dari lokasi kejadian,” kata Sariman, Selasa (14/12).

Proses evakuasi korban, kata Sariman cukup sulit karena medan yang berat.

Evakuasi korban akhirnya dilakukan melalui objek wisata Sikelang Subulussalam.

“Setibanya tim dan korban di objek wisata Sikelang, korban langsung dievakuasi ke ambulance dan dibawa menuju RSUD Subulussalam guna proses identifikasi lebih lanjut,” kata Sariman.

“Korban yang berjenis kelamin laki-laki belum diketahui identitasnya namun diduga merupakan salah satu korban dari kejadian mobil nahas masuk jurang di Lae Kombih,” sambungnya.

Selanjutnya, kata Sariman, Tim Rescuer Kantor SAR Medan kembali melanjutkan pencarian dengan menuruni tebing sungai menggunakan tali dengan teknik Lowring (Rafeling) dan bergeser menuju hilir sungai.

Selanjutnya tim SAR lainnya melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang sungai menggunakan perahu rafting mulai dari Air Terjun Kedabuhan menuju hilir sungai.

Sebelumnya, seorang korban atas nama Khairumi (22), Senin (13/12) sekira pukul 18.00 WIB.

Korban merupakan warga Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Jasad korban ditemukan di Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kabupaten Pakpak Bharat.

Lokasi penemuan itu sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian.

Diketahui, para korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah mobil minibus bernomor polisi BL 1537 EF yang mereka tumpangi terjatuh ke jurang sedalam 50 meter.

Tepatnya di Dusun Buluh Dudu, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitelu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu (12/12) lalu.

Mobil minibus itu kemudian masuk ke sungai Lae Kombih dan 6 penumpangnya hilang.(*)

 

REPORTER: Erin Barus

EDITOR: Budiman Harahap