NON-STOP.id – Satu keluarga yang terdiri dari Ibu dan dua anaknya, warga Jalan Ismail, Lingkungan V, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, menjadi korban pembacokan, Rabu (12/4) dinihari.
Akibat peristiwa itu, Rosda Situmeang, tewas diduga kehabisan darah. Sedangkan dua anaknya, masing-masing OS, mengalami luka robek lengan kiri dan kanan, serta bagian kaki kanan dan EK, luka bacok pada bagian kepala dan lengan tangan kiri. Keduanya selamat dan dirawat di RSU Djoelham Binjai.
Informasi yang diperoleh, kasus pembacokan ini diduga dilakukan AU 26, warga Jalan Ismail, Lingkungan V, Kelurahan Limau Mungkur, Binjai Barat. Usai melakukan aksinya, terduga pelaku melarikan diri. Belum diketahui motif pembacokan tersebut.
Peristiwa ini diketahui setelah korban OS menelpon pamannya, Serli Situmeang, yang tinggal di Sidikalang, Dairi. Dari sambungan selulernya, korban mengaku kalau mereka mengalami penganiayaan.
Serli Situmeang yang tinggal jauh dari lokasi, langsung mengambil tindakan dengan menghubungi Suwandi Naibaho dan Togar Nadeak, tetangga korban. Serli meminta tolong agar melihat kondisi korban yang tak lain kakak serta ponakannya tersebut.
Kemudian, kedua warga mendatangi lokasi dan menggedor pintu rumah korban. Tak lama, OS membuka pintu dan menyampaikan bahwa mereka dibacok menggunakan pisau dapur oleh AU.
Di lokasi kejadian, kedua warga juga melihat korban Rosda Situmeang berlumuran darah dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan kepada masyarakat sekitar dan pihak Polsek Binjai Berat. Warga pun membawa korban ke RSU Djoelham Binjai untuk mendapatkan penanganan medis. (*)
- Reporter: Dani
- Editor: Ibnu













