NON-STOP.id – Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH melakukan pertemuan dengan Cipayung Plus di Kantor Bupati Langkat, Stabat, Jum’at (13/1/2023).
Cipayung Plus merupakan perkumpulan mahasiswa Langkat yang terdiri dari sejumlah organisasi kemahasiswaan. Pada pertemuan itu, Cipayung Plus menyampaikan beberapa kritik dan saran untuk kinerja di 2023.
Masing-masing kritikan dan saran itu, yakni meningkatkan PAD Kabupaten Langkat, sehingga bisa memberikan dampak yang baik pada pembangunan, meningkatkan promosi pariwisata Kabupaten Langkat, agar menjadi destinasi kunjungan masyarakat domestik maupun mancanegara.
Kemudian, merealisasikan beasiswa dari desa-desa di Kabupaten Langkat agar terbentuk akademisi unggul yang akan meneruskan perjuangan kebaikan Kabupaten Langkat ke depannya, memberi ruang gerak kepada para pelaku UMKM agar meningkatkan roda perekonomian serta meningkatkan religiusitas, keamanan, serta kenyamanan bagi masyarakat.
Sementara itu, Plt Bupati Langkat Syah Afandin berterimakasih atas saran tersebut. Dia juga meminta agar Cipayung tetap mendukung kinerjanya. “Cipayung adalah garda terdepan saya dalam menjalankan roda pemerintahan dan tolong di buat program-program yang bisa bersentuhan dengan masyarakat. Saya tidak alergi di kritik, namun kritik harus yang sehat jangan mengacau keadaan,” pungkasnya.
Mengenai PAD, Syah Afandin menyebutkan, saat ini mengalami peningkatan dari Rp120 miliar menjadi Rp173 miliar, bahkan bisa berpotensi lebih. Ini belum pernah terjadi sebelumnya, pajak yang di bayarkan oleh PT Pertamina kepada pemerintah Kabupaten Langkat mencapai Rp93,6 miliar, dan ini semua diperuntukan untuk infrastruktur di Langkat yang dapat di manfaatkan bagi kepentingan masyarakat.
Syah Afandin juga menegaskan, bahwa Pemerintah Langkat fokus tentang lokasi wisata demi menunjang PAD Kabupaten Langkat, dan akan membuat taman safari di Bukit Lawang bekerjasama dengan masyarakat sekitar.
“Terkait beasiswa juga menjadi program saya, dimana anggarannya melalui dana desa dan saya masih mencari regulasi yang tidak menyalahi aturan. Doakan di bulan Juni 2023 dapat terealisasi,” bebernya.
Syah Afandin menambah, untuk menjadikan Langkat yang religius dibutuhkan peran semua lapisan masyarakat. “Ini menjadi hal penting dan PR bagi kita semua. Saya tidak bisa berjalan sendiri, harus bekerja sama baik dari internal maupun external,” sebut Syah Afandin. (dani)
Reporter: Dani
Editor: Ibnu













