Menkeu Baru RI Purbaya Yudhi Sadewa Dijuluki “Cowboy Style” oleh Media Singapura

Purbaya Klarifikasi Soal “On Call” & Tenor 6 Bulan Dana Rp200 Triliun di Bank
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa(dok Kemenkeu).

NON-STOP.ID | Jakarta – Menteri Keuangan Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi sorotan media internasional usai menggantikan Sri Mulyani pada 8 September 2025. Laman Singapura The Straits Times bahkan menjulukinya sebagai menteri bergaya “cowboy style” karena sikap optimis dan lugas dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Baca Juga : Prabowo Resmi Beri Jaminan Sosial untuk Ojol, Sopir dan Kurir

Dalam artikel berjudul “Indonesia’s new ‘cowboy style’ finance minister bets big on growth”, The Straits Times menilai Purbaya tampil percaya diri di tengah keresahan pasar. Ia disebut mendorong strategi pertumbuhan ekonomi yang berani meskipun menuai kritik.

“Dr. Purbaya menargetkan pertumbuhan 6 hingga 7 persen dengan mempercepat belanja pemerintah, serta mengalihkan Rp200 triliun dari bank sentral ke perbankan komersial,” tulis media tersebut.

Namun, analis dan pengamat memperingatkan bahwa kebijakan “reflasi” ala Purbaya bisa berisiko menimbulkan gejolak pasar, meski tujuannya mendorong stimulus ekonomi.

Sorotan Media Asing

Pergeseran kursi Menkeu dari Sri Mulyani ke Purbaya langsung menjadi perhatian banyak media internasional.

  • Reuters menulis artikel berjudul “Indonesia Replaces Respected Finance Minister With Economist Promising Rapid Growth” pada 8 September. Reuters menyoroti rekam jejak Purbaya sebagai Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebelum masuk kabinet.
  • Channel News Asia (CNA) juga mengulas pengangkatan Purbaya lewat artikel “Indonesian Finance Minister Sri Mulyani Removed as Prabowo Reshuffles Cabinet Following Weeks of Protest”, yang menyoroti profilnya di luar portofolio LPS.
  • South China Morning Post (SCMP) menurunkan artikel “Can Indonesia’s Cabinet Reshuffle Restore Public Trust and Calm Protesters?”. SCMP menyinggung kontroversi Purbaya saat baru dilantik, ketika ia menyebut demonstrasi hanya mewakili “sebagian kecil rakyat”, sebelum kemudian meminta maaf.

Dengan gaya komunikasinya yang dinilai blak-blakan, Purbaya kini menjadi salah satu tokoh kabinet Presiden Prabowo yang paling banyak mendapat sorotan publik dan media internasional.

(nsid/dy)