NON STOP – Dewi Purnama Sari Br Nasution alias Dewi (30) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Rabu (25/5/2022). Itu dilakukannya setelah bertengkar dengan sang kekasih.
KORBAN bunuh diri di rumah kontrakannya di Jalan Jamin Ginting, Gang Sumber Mufakat, Dusun Berhala 2, Desa Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.
Dewi sendiri merupakan warga Jalan Kirab Remaja Nasional, Kelurahan Puluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.
Kapolres Karo AKBP Ronny Sidabutar mengatakan, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tewas. Tubuh korban tergantung di pintu kamar, lehernya terikat tali.
Kepada polisi, pacar korban mengaku sebelum korban gantung diri keduanya sempat bertengkar, Rabu (25/5/2022) sekira pukul 10.00 WIB. Korban juga sempat mengancam saksi.
“Korban cemburu terhadap saksi sehingga mereka bertengkar. Korban sebelum meninggalkan saksi juga sempat berkata “Tengoklah nanti, saya bunuh diri,”” kata Kapolres menirukan pacar korban, Mulbas Situmeang (29).
Selanjutnya, teman korban bernama Sabeth Pardomuan Hutagalung (33) menelepon korban untuk ajak bekerja, sekira pukul 11.00 WIB. Namun korban tidak mengangkat handphone nya.
“Kemudian, saksi mendatangi rumah kontrakan korban dan mengetuk pintu kontrakan, namun tidak ada sahutan dan pintu kontrakan terkunci,” jelas Kapolres.
“Sehingga saksi mengintip melalui lubang kunci dan melihat korban telah tergantung di pintu kamar korban,” sambungnya.
Melihat hal itu, Sabeth meminta kunci cadangan kepada penanggungjawab kontrakan dan sama-sama membuka pintuk kontrakan tersebut. Saat pintu terbuka, keduanya melihat
korban tergantung di kusen pintu kamar menggunakan tali nilon warna putih dan telah meninggal dunia.
Polres Karo yang menerima informasi tersebut, langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban. Jenazah korban kemudian dibawa menuju RSU Kabanjahe untuk dilaksanakan Visum Et Revertum.
“Kita kemudian menghubungi keluarga korban,” tutur Kapolres.
Hasil pemeriksaan oleh tim Medis RSU Kabanjahe, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.(*)
Editor : Ibnu













