Jelang H-3 Ramadhan, Pasokan Pangan Dipastikan Aman

Jelang H-3 Ramadan, Pasokan Pangan Dipastikan Aman
Ilustrasi Pasar Tradisional Sumatra Utara

NON STOP – Jelang H-3 Ramadan, stok kebutuhan pangan seperti beras, minyak dan daging selama Ramadan dipastikan akan tercukupi hingga 1,5 bulan ke depan.

Demikian disampaikan Kadis Ketahanan Pangan (Ketapang) Emilia Lubis, Rabu (30/3).

“Adapun untuk kebutuhan beras di kota Medan sebesar 21,8 ton per bulan. Sedangkan untuk ketersediaan saat ini berjumlah 33,6 ton. Ketersediaan ini cukup untuk 1,5 bulan dengan harga Rp12 ribu untuk beras premium,” ungkap Emilia.

Sementara itu, untuk sapi segar, kebutuhan kota Medan sebesar 345 ton per bulan, sedangkan ketersediaannya ada 525 ton dengan ketercukupan untuk 1,5 bulan kedepan.

Emilia mengakui bahwa untuk daging sapi segar saat ini mengalami kenaikan harga cukup siginifikan sebesar Rp140 ribu per kg yang sebelumnya seharga Rp110 ribu per kg.

“Karena kan daging sapi ini kebanyakan sapi Australia, dan sapinya sendiri mengalami kenaikan harga per kilo bobot hidup dari Rp52 ribu menjadi hampir Rp60 ribu per kilo bobot hidup. Otomatis berdampak juga ke dagingnya kan,” jelasnya.

Namun begitu, Emilia juga turut menganjurkan masyarakat untuk dapat mengonsumsi daging beku yang memiliki harga terjangkau.

“Kita menganjurkan masyarakat agar mau mengonsumsi daging kerbau beku yang dikeluarkan Bulog dengan stok banyak dan harga stabil di kisaran harga Rp85 ribu-Rp90 ribu per kg,” kata Emilia.

Kemudian, untuk kebutuhan daging ayam ras di kota Medan masih mencukupi untuk 1,5 bulan kedepan .
“Daging ayam ras itu kebutuhan kita 2496 ton sedangkan ketersediaan kita 4100 ton, berarti masih cukup untuk 1,5 bulan kedepan sampai dengan lebaran dengan harga Rp28 ribu per kg,” ujarnya.

Sementara itu, untuk kebutuhan gula di kota Medan sebesar Rp1455 ton per bulan dengan ketersediaan 10 ribu ton yang cukup untuk tujuh bulan mendatang.

Disisi lain, minyak goreng yang beberapa waktu lalu sempat hilang dari peredaran, kini mulai masuk ke pasaran.

Disebutkan Emilia, harga minyak goreng mengalami kenaikan seperti minyak curah seharga Rp18 ribu per liter dan minyak goreng kemasan Rp23 ribu per liter.

“Menurut pak arahan Menteri Perdagangan, untuk satu Minggu kedepan itu masih bisa dikatakan normal karena mekanisme pasar akan berlaku disini dan barang juga sudah cukup banyak. Kita harapkan harga akan relatif stabil seminggu kedepan,” tutur Emilia.

Adapun untuk kota Medan, Emilia mengatakan jika kebutuhan migor sebanyak 1826 ton liter, sedangkan ketersediaan sebanyak 2238 ton yang diperkirakan cukup untuk 1,5 bulan kedepan.

Walaupun diperkirakan kebutuhan pokok diperkirakan stabil, Emilia mengatakan akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek stok bahan pangan di pasar.

“Besok kita akan rapat Satgas Pangan dan kemudian kita akan turun ke pasar tradisional dan distributor agar mereka tidak menyetok barang,” kata Emilia.

Sementara itu, ia juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau berbelanja melebihi kebutuhan.

“Kita minta masyarakat untuk tidak lakukan panic buying karena stok kebutuhan mencukupi di pasaran,” pungkasnya. (*)

Editor : Ibnu