NON-STOP.ID | Sumut – Banjir dengan ketinggian mencapai 80–100 sentimeter melanda dua lingkungan di Kelurahan Kampung Lama, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (22/9/2025) malam. Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) atau 135 rumah dilaporkan terdampak.
Lurah Kampung Lama, Jamal, mengatakan banjir mulai surut sejak Selasa (23/9/2025) subuh. “Air sudah surut karena tidak ada hujan tambahan maupun banjir kiriman dari Desa Sekoci. Kebetulan kemarin juga bertepatan dengan pasang tinggi air laut,” jelas Jamal seperti dikutip dari Antara.
Baca Juga : Diterjang Angin Puting Beliung, 16 Rumah Warga Rusak di Sipoholon dan Tarutung
Penyebab Banjir
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Langkat, Ansari, dalam laporan resmi pukul 10.53 WIB menyebutkan banjir terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah Desa Sekoci yang memicu meluapnya Sei Besitang, ditambah pasang air laut di Muara Sei Besitang (Tanjung Keramat).
Kondisi tersebut menyebabkan air merendam:
Lingkungan IV, sekitar 100 KK terdampak
Lingkungan V, sekitar 50 KK terdampak
Meski cukup mengganggu aktivitas warga, Ansari menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kondisi Terkini
Hingga Selasa pagi, banjir telah surut sepenuhnya. Warga yang sempat terdampak mulai kembali membersihkan rumah masing-masing dari sisa lumpur dan genangan air.
(nsid/dy)













