Media Asing Sorot Pergantian Menkeu Sri Mulyani Ke Purbaya Yudhi 

Media Asing Sorot Pergantian Menkeu Sri Mulyani Ke Purbaya Yudhi 
Reshuffle kabinet Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Lengser Digantikan Purbaya Yudhi Sadewa

NON-STOP.ID| Jakarta – Pergantian Menteri Keuangan Republik Indonesia dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan tajam media asing, termasuk media Tiongkok.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengungkap reshuffle kabinet terjadi setelah Presiden melakukan evaluasi terus-menerus terhadap kinerja anak buahnya.

“Atas berbagai pertimbangan, masukan dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh Bapak Presiden,” kata Prasetyo, Senin (8/9/2025), melansir detik.com.

Investor Cemas, Risiko Modal Kabur

Bloomberg melaporkan bahwa pasar global merespons negatif reshuffle tersebut. Sejumlah analis memperingatkan adanya potensi capital flight karena investor kehilangan figur yang selama ini dianggap mampu menjaga kredibilitas fiskal Indonesia.

Hilangnya Benteng Kredibilitas Fiskal

Channel News Asia menekankan bahwa Sri Mulyani dikenal luas sebagai tokoh yang selalu menjadi penopang stabilitas ekonomi di tengah krisis. Posisinya sebagai “benteng fiskal” kini hilang, terlebih setelah rumahnya menjadi sasaran penjarahan dalam kerusuhan Agustus lalu.

Pasar Keuangan Terguncang

Associated Press mencatat bahwa pasar langsung terguncang usai pengumuman reshuffle. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,28 persen, sementara nilai tukar rupiah melemah ke level terendah sejak Mei 2025. Kondisi ini mencerminkan keresahan pelaku pasar terhadap ketidakpastian kebijakan.

Purbaya Dinilai Belum Sejajar

Meski dikenal sebagai ekonom yang lugas, Purbaya Yudhi Sadewa dinilai belum memiliki rekam jejak sekuat Sri Mulyani dalam mengelola fiskal negara. Sejumlah analis asing meragukan kemampuannya menjaga kepercayaan investor di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Sorotan Global

Media Tiongkok menilai langkah Presiden Prabowo ini berisiko menurunkan daya tarik Indonesia di mata investor asing. Mereka menyoroti bahwa stabilitas politik dan kepastian kebijakan ekonomi akan menjadi kunci apakah Indonesia mampu bertahan di tengah gejolak pasar.

Reshuffle kabinet yang menggantikan Sri Mulyani dengan Purbaya bukan hanya menjadi isu domestik, tetapi juga perhatian internasional. Dengan pasar yang sudah bereaksi negatif, tantangan berat kini menanti Menkeu baru dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memulihkan kepercayaan investor. (nsid/dy)