NON-STOP.id – Kepala BPS Langkat, Ir Tuti Hidayati, menyerahkan buku Langkat dalam angka 2023, serta penjelasan data indikator Kabupaten Langkat tahun 2021-2022 kepada Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, baru-baru ini.
Menurut Tuti, tingkat kemiskinan mengalami penurunan selama 10 tahun terakhir. “Ini merupakan angka penurunan terbesar di masa kepemimpinan Syah Afandin. Namun juga ada PR yang harus kita perbaiki bersama mengenai peningkatan pengangguran di Kabupaten Langkat,” ucapnya.
Plt Bupati Langkat H Syah Afandin, mengucapkan terima kasih kepada Kepala BPS Langkat yang telah menyampaikan laporan data indikator tersebut. “Terimakasih juga saya sampaikan kepada pihak terkait atas kerja keras dan upayanya yang selalu mendukung dalam menjalankan program-program yang saya emban sebagai kepala daerah,” ujarnya.
Di balik semua apa yang di sampaikan Kepala BPS, sambung Afandin, dirinya akan bekerja keras menangani peningkatan pengangguran yang terjadi saat ini. “Saya juga akan berkordinasi dengan stake holder baik dari BUMN, BUMD dan pihak perusahan swasta lainnya di Langkat. Tujuannya untuk mengatasi permasalahan yang menjadi tanggungjawab saya sebagai kepala daerah,” pungkasnya.
Seperti yang disampaikan Kepala BPS Langkat, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2021 berjumlah 3,08% dan mengalami peningkatan di 2022 menjadi 4,69%. Sedangkan angka Kemiskinan pada tahun 2021 berjumlah10,12% dan mengalami penurunan pada tahun 2022 menjadi 9,49%.
Sementara itu, indeks pembangunan manusia pada tahun 2021 berjumlah 71,35% dan mengalami peningkatan 71,86% pada tahun 2022. Namun, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2021 berjumlah 5,12 % meningkat di tahun 2022 menjadi 6,88 %. (*)
- Reporter: Dani
- Editor: Ibnu













