SUMUT  

Angka Stunting Langkat Tahun 2022 Turun

Sekda Kabupaten Langkat H Amril saat mengikuti penilaian kinerja dalam pencegahan dan penurunan stunting. (istimewa) 

NON-STOP.id – Angka stunting di Kabupaten Langkat mengalami penurunan, dari 31,5 % pada tahun 2021 menjadi 18,6% tahun 2022. Jumlah tersebut disampaikan Sekda Kabupaten Langkat H Amril saat mengikuti penilaian kinerja dalam pencegahan dan penurunan stunting, Kamis (30/3).

Penilaian kinerja kabupaten/kota Provinsi Sumut dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2022, di Hotel Santika Premiere Dyandra Kota Medan.

Kegiatan ini dibuka Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Utara, Dr. Ir Hasmirizal Lubis mewakili Gubernur Sumatera Utara H Edy Rahmayadi. Turut hadiri bupati kabupaten/kota Se-Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu, Hasmirizal menyampaikan, kegiatan ini di laksanakan selama tiga hari yang dimulai sejak 28-30 Maret 2023. Diakuinya, revalensi stunting di Provinsi Sumut berdasarkan hasil survey status gizi indonesia (SSGI) tahun 2022 telah menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan, dengan mencatat capaian sebesar 21,1 persen.

Hal ini, lanjutnya, merupakan penurunan signifikan jika dibandingkan tahun 2021 yang tercatat sebesar 25,8 persen, tahun 2020 sebesar 29,2 persen, dan tahun 2019 sebesar 30,07 persen.

“Capaian ini tentu tidak lepas dari seluruh jerih payah dan kerjasama kita bersama dan tentunya menjadi pemicu bagi kita untuk bekerja lebih optimal lagi ke depan. Sehingga penurunan prevalensi stunting nasional menjadi 14 persen di tahun 2024 dapat kita wujudkan bersama,” ucapnya.

Sekda Kabupaten Langkat H Amril, pada kesempatan itu mengatakan, Kabupaten Langkat selalu serius dalam melakukan berbagai tindakan nyata untuk menurunkan angka stunting.

“Masing-masing kepala perangkat daerah terus berupaya sebagai bentuk keseriusan dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Langkat. Sehingga penurunan angka stunting dari 31,5% pada tahun 2021 menjadi 18,6% tahun 2022,” sebutnya. (*)

Reporter: Dani
Editor: Ibnu